Pelantikan PPPJ ke 79 gelombang 2, Pesan Jaksa Agung, Pendidikan Berbasis Digital Agar Dikembangkan dalam Rangka Menuju Kejaksaan Modern

PusaranNews.id, Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan amanat pada Penutupan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXIX (79) Gelombang II Tahun 2022.

Dalam amanatnya, Jaksa Agung menyampaikan dunia pendidikan termasuk Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang sering disebut transformasi digital. Penguasaan teknologi informasi penegak hukum adalah suatu kewajiban untuk mengungkap modus-modus baru kejahatan yang berbasis teknologi yang banyak menimbulkan korban masyarakat luas, seperti kejahatan korupsi lintas negara, illegal trading, illegal currency, kejahatan pasar modal, dan kejahatan lain di bidang keuangan.

“Kedepan mata pelajaran yang diberikan kepada siswa PPPJ harus berbasis kejahatan-kejahatan yang update dan trend di masyarakat terutama yang terkait dengan transformasi teknologi. Di sisi lain, beberapa kemudahan yang diberikan dalam penggunaan teknologi informasi yakni kemudahan, kecepatan, dan akurasi data lebih valid. Namun demikian, pemanfaatan teknologi juga sering sekali mengoda manusia untuk digunakan dalam kejahatan,” ujar Jaksa Agung.

Selanjutnya, Jaksa Agung mengingatkan bahwa kita sedang berada pada masa dimana dunia benar-benar mengintegrasikan teknologi dengan kehidupan masyarakat yang ada, era tersebut dinamakan Society 5.0. Hampir segala aspek kehidupan bergerak dengan bantuan kecerdasan buatan dan jejaring dunia maya, seperti metode distribusi barang dan jasa, bidang kesehatan, transportasi, bahkan sampai pada aspek pertanian maupun peternakan.

Reformasi sosial yang terjadi merupakan upaya untuk mempermudah manusia dari pekerjaan dan tugas sehari-hari yang sulit, bahkan cenderung mustahil untuk dilaksanakan sebelumnya. Namun, keberadaan era tersebut tidak jarang malah melahirkan banyak pola serta cara baru dalam berkembangnya kejahatan yang dikualifikasikan sebagai cybercrime.

“Melihat pada situasi tersebut, saya minta kepada para Jaksa baru agar senantiasa memahami serta mendalami apa yang dimaksud dengan cybercrime. Pelajari bagaimana ruang lingkup serta sifat dari kejahatannya, bagaimana modus pelaku, siapa subjek yang bertanggung jawab, serta bagaimana bentuk kerugian yang ditimbulkan dan siapa pihak yang rentan menjadi target tindak pidana,” ujar Jaksa Agung.

Penutupan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXIX (79) Gelombang II Tahun 2022 dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. (PN)

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

Curanmor di Batukebayan, Polsek Sekincau Masih Lakukan Penyelidikan

 PusaranNews.id, Lampung Barat - Polsek Sekincau, Polres Lampung Barat tindak lanjuti laporan warga terkait tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Pekon Batu...

Lubang Menganga di Badan Jalan Bundaran Tugu Ara Pasar Liwa, Diperbaiki Jajaran Sat Lantas Polres Lampung Barat

 PusaranNews.id, Lampung Barat - Rusak parah, jalan lintas Nasional tepatnya di bundaran tugu ara Kelurahan Pasar Liwa Lampung Barat, bahayakan pengguna jalan. Karena tidak kunjung diperbaiki,...

Parosil Apresiasi Tim Pemburu Harimau Yang Diduga Makan Manusia di Suoh

 PusaranNews.id, Lampung Barat - Tertangkapnya dugaan Harimau sumatera yang memangsa manusia di Kecamatan Suoh Lampung Barat, mendapat apresiasi dari Ketua DPC PDIP Parosil Mabsus.Apresiasi...

Get in Touch

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan

Latest Posts