Jumat, Juli 19, 2024
Beranda PESISIR BARAT Belum Miliki Dokter Psikiater, Direktur LPHPA Lampung Toni Fisher: Penting Pesibar milikinya

Belum Miliki Dokter Psikiater, Direktur LPHPA Lampung Toni Fisher: Penting Pesibar milikinya

PusranNews.id, Pesisir Barat –┬áDirektur Lembaga Pemerhati Hak Perempuan dan Anak (LPHPA) Provinsi Lampung, Toni Fisher, mengatakan Pemerintah Daerah harus membuktikan keseriusan mereka dalam upaya pembangunan di semua sektor bukan hanya pembangunan infrastuktur namun penyediaan tenaga kesehatan fisik dan mental juga harus tersedia dan menjadi prioritas pemerintah kabupaten.(Minggu 12/02/2023)

“ini menjadi bukti serius dalam upaya pemerintah daerah bahwa menjaga anak dan perempuan di daerah nya, karena itu adalah amanah penting dalam pembangunan sebagai tolok ukur sukses pembangunan bidang Sumber Daya Manusia/ IPM Indeks Pembangunan manusia.Tidak hanya fokus pada Infrastruktur saja,” kata Toni.

Hal itu disampaikan Toni, terkait belum adanya dokter spesialis kedokteran Jiwa (Psikiater) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) hingga kini.

“Sudah seharusnya pemerintah daerah kabupaten Pesibar mulai memikirkan pembangunan peningkatan kualitas sumberdaya manusia,baik untuk kebutuhan SDM pemerintah daerah maupun SDM untuk kebutuhan layanan bagi masyarakat nya.Hal ini saya utarakan,karena saya yakin hal tersebut ada di Visi dan Misi Pemkab Pesibar, Terkait kebutuhan tenaga dokter jiwa atau dokter psikiater. Ini kebutuhan penting bagi sebuah daerah, yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan selama ini, seharusnya sudah dipikirkan sejak kabupaten pesisir barat berdiri,” kata dia.

menjadi sangat penting kata dia, karena Penanganan masalah kejiwaan dalam kehidupan di masyarakat. baik yang bekerja maupun yang tidak bekerja, secara formal maupun informal, sangat mendasari hidup manusia.

“Bagaimana bisa berobat, bila jiwa nya masuk dalam kategori sakit bila dokter (spesialisnya) tidak ada. juga tenaga psikolog yang seharusnya ada di kabupaten tersebut mungkin saja tidak ada yang juga merupakan kebutuhan penting dalam hidup masyarakat,” kata dia.

Ia menyoroti hal itu karena terkait
kebutuhan dan hak bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

“Dalam penanganan dan pelayanan juga sangat membutuhkan kedua jenis tenaga psikiater dan psikolog. apakah juga sudah ada di tempat layanan nya di dinas PPPAKB Pesibar atau di UPTD nya. Bahkan ada satu tenaga layanan kejiwaan lagi yang sangat dibutuhkan dalam layanan dan dampingan perempuan dan anak korban kekerasan, yaitu Psikologh klinis.Meskipun kebutuhan tenaga psikologh klinis ini juga dialami oleh kabupaten lain di provinsi Lampung.namun kenapa tidak pemerintah daerah kabupaten pesisir barat memikirkan nya untuk rakyat nya , untuk anak nya ?tukas Toni.

sebelumnya, Kabid Pencegahan dan Pengendalian penyakit di Dinas Kesehatan Kabupaten Pesibar, Lisma Yunita, Senin 30 Januari 2023, mengatakan Kabupaten itu memang belum ada Psikiater. sejauh ini kata dia memang kalau ada pasien dari pesibar membutuhkan pelayanan tersebut dan harus dirujuk maka harus berobat ke ibu kota provinsi Bandar Lampung, yang berjarak sekitar 200 kilometer lebih dengan waktu tempuh rata rata enam jam menggunakan motor atau mobil.

dari informasi yang dihimpun Jurnalis , di kecamatan Pesisir Tengah dan sekitarnya saja ada sekitar 50 orang dengan kondisi gangguan kesehatan mental dan membutuhkan pelayanan kesehatan atau pengobatan. meskipun Pemerintah Kabupaten telah menyediakan BPJS artinya pasien dan keluarga bisa berobat gratis, namun untuk mendapatkan pelayanan yang bagus harus ke ahlinya di Bandar lampung, sehingga untuk biaya transportasi, akomodasi dan konsumsi, harus ditanggung oleh pasien bersangkutan. (tsn)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments